10 June 2011

Makan Sandwich Ikan di Bawah Jembatan Galata

Balik ekmek
Siapa saja yang berkunjung ke Istanbul harus mencoba balik ekmek. Secara harfiah, “balik” berarti ikan dan “ekmek” berarti roti. Jadi, kurang lebih “balik ekmek” berarti sandwich ikan. Ini berbeda dengan sandwich biasa, apalagi seperti yang dijual di Mc Donalds. Supaya pengalaman yang didapat lebih spektakuler, makanlah sandwich itu di bawah jembatan!

Kota Istanbul lokasinya dikelilingi air, terbelah oleh Selat Bosphorus yang memisahkan Benua Asia dan Eropa, serta bagian selatannya dibatasi oleh Laut Marmara. Istanbul sudah menjadi jalur perlintasan pelayaran sejak berabad-abad lalu. Perikanan menjadi komoditas yang penting di sana. Ikan dan hasil laut menjadi bahan makanan yang penting, dan ini telah mempengaruhi tradisi kuliner Istanbul sejak ratusan tahun lalu.

Kalau berjalan-jalan di kawasan Eminonu, dekat jembatan Galata Istanbul, Anda akan menemui kapal-kapal kecil yang menjual balik ekmek. Perahu-perahu ini bersandar di terminal ferry Eminonu dekat Golden Horn. Pertanyaannya, kenapa harus dijual di atas kapal? Menyiapkan sandwich di atas kapal bukanlah perkara mudah. Seringkali perahu bergoyang-goyang setiap kali ada feri besar lewat di Golden Horn. Ini bukan sekedar atraksi untuk turis, tapi ada sejarah panjangnya.

Ceritanya begini. Kawasan Golden Horn dekat jembatan Galata dulunya adalah tempat bersandar kapal-kapal nelayan. Ini semacam pasar ikannya Istanbul. Suatu ketika, ada sebagian nelayan yang berinisiatif menjual ikan yang siap disantap, bukan ikan mentah yang biasa mereka jual. Akhirnya, ditemukanlah resep balik ekmek, yakni ikan yang dipanggang lalu disajikan dengan roti. Sejak itu, sebagian nelayan berteriak-teriak, “Balik ekmek balik ekmek”, artinya ikan panggang yang disajikan bersama roti. Itulah sebabnya, mengapa balik ekmek dijual di atas perahu. Dulunya, kapal-kapal yang menjualnya adalah benar-benar perahu nelayan.


Satu hal yang membuat balik ekmek sangat spesial adalah kesegaran bahannya. Ikan yang digunakan sebagai bahan sandwich sangat segar, dipancing langsung dari kawasan sekitarnya. Tiap sandwich diisi potongan ikan panggang cukup besar, jadi yang dominan adalah rasa ikannya, bukan rotinya.

Bahan dasar balik ekmek sebenarnya sederhana saja. Ikan mackarel dipanggang dengan garam, lalu dijepit dengan roti khas Turki. Roti ini berbeda dengan roti sandwich biasa karena teksturnya sedikit lebih keras. Supaya terasa lebih garing, kita bisa meminta pada penjualnya supaya memanggang rotinya sebentar. Rasa crispy pada roti ditambah gurihnya ikan panggang akan berpadu sempurna di lidah Anda!

Sebagai pelengkap, balik ekmek biasanya disajikan bersama acar dan sayuran. Aneka saus seperti mayonaise dan mustard tidak pernah digunakan. Untuk menambah rasa, kita bisa membubuhkan garam dan air jeruk. Meskipun tanpa saus, rasanya ditanggung yummy!

Untuk menambah sensasi, kita bisa menyantap sandwich itu di bawah jembatan Galata. Sejak jembatan ponton Galata diganti dengan jembatan permanen pada 1992, pengunjung bisa bersantai di bawahnya. Jembatan Galata yang permanen ini sangat unik karena bagian bawahnya terdapat kafe-kafe dan restoran. Kalau duduk di bawahnya, kita bisa mengamati kail-kail ikan yang dilempar pemancing dari atas jembatan. Banyak orang memancing dari atas jembatan Galata karena kawasan ini kaya ikan. Bisa jadi, ikan yang dipakai untuk bahan sandwich langsung dipancing dari tempat itu juga. Makanya, ikannya terasa segar sekali. Patut dicoba!