8 June 2011

Tur Sepeda Gratis Keliling Bangkok

Bangkok Smile Bike
Bersepeda keliling Bangkok? Kedengarannya memang agak aneh. Apa masih ada tempat bagi pengendara sepeda di tengah lalu-lintas Bangkok yang padat dan asap kendaraan yang pekat? Tetapi, Bangkok punya jalanan kecil yang disebut soi, atau kalau di Jakarta disebut jalur tikus. Di jalan-jalan kecil inilah tur sepeda bisa nyaman dilakukan. Banyak yang menyukai tur seperti ini karena menikmati pengalaman unik saat keliling kota dengan sepeda.

Ada beberapa agen wisata di Bangkok yang menawarkan paket tur bersepeda. Mereka mengatur tur ini secara berkelompok, lengkap dengan pemandunya. Tapi, alamak, harganya mahal sekali. Bisa 1000 baht lebih (sekitar 300 ribu rupiah) hanya untuk tur setengah hari. Saya sangat suka bersepeda, tapi kalau harus membayar sebanyak itu, enggak banget!

Saat melakukan tur sepeda di Ayutthaya, sebuah kota kecil di sebelah utara Thailand, saya sempat bercerita ke seorang backpacker asal Filipina soal mahalnya tur sepeda di Bangkok. Ia langsung menyela, “Ada yang gratis kok”, katanya. “Di Bangkok ada yang yang gratis?”, balas saya tak percaya.

Setelah kembali ke Bangkok, saya langsung mendatangi pangkalan sepeda yang dijelaskan rekan saya tadi. Rupanya, ini proyek baru dari Bangkok Metropolitan Administration (BMA) untuk memasyarakatkan penggunaan sepeda. Proyek ini menyediakan 300 sepeda yang bisa digunakan secara gratis oleh turis dan penduduk lokal. Program yang bertajuk “Green Bangkok Bike” ini belum tercantum di buku-buku panduan wisata karena baru saja diluncurkan pada akhir Agustus 2010.

Untuk tahap awal, BMA membangun 8 stasiun peminjaman sepeda di wilayah Rattanakosin, area historis di Bangkok yang menjadi lokasi obyek-obyek wisata penting. Delapan stasiun itu berlokasi di Lan Khon Muang (depan City Hall), Grand Palace, National Museum, BMA’s Tourism Division (depan Phra Pinklao Bridge), Suan Saranrom public park, Sib Sam Hang road (dekat Khaosan road) dan Suan Santi Chai Prakarn Public Park (dekat Phra Sumen Fort). Tahap berikutnya, mereka akan membangun sampai 100 lebih pangkalan sepeda di kawasan lain di seluruh Bangkok.

BMA tidak menyediakan pemandu. Sebagai gantinya, mereka membagikan peta rute bersepeda gratis yang bisa dijadikan acuan bagi turis. Bukan itu saja, BMA bahkan memberikan asuransi gratis bagi peserta tur. Sebelum memulai tur, kita diminta mengisi form untuk keperluan klaim asuransi tersebut. Jadi, kalau kita mendapat kecelakaan saat bersepeda, asuransi akan menanggungnya. Semua sepeda dilengkapi kunci pengaman, bel dan GPS. Kalau sepeda itu sampai dicuri orang, BMA bisa dengan mudah melacak lokasinya.

Nah, mau tahu bagaimana cara saya melakukan tur sepeda gratis ini? Rute apa yang paling asik dilakukan? Jawabannya bisa dibaca di buku “Backpacking: Thailand”, diterbitkan Elex Media. Bisa dipesan online melalui gramediashop.com dan bukukita.com