Halaman

    Social Items

Salah satu keistimewaan rute trekking ABC adalah memiliki banyak variasi, durasi dan rutenya bisa diutak-atik sesuka hati. Bagi yang punya waktu panjang, jalur pendakian ini bisa digabung dengan trekking ke Poon Hill. Tapi pastikan Anda punya waktu minimal 10 hari kalau memilih opsi ini. Kebanyakan pendaki biasanya mengawali trekking ke ABC lewat Nayapul, namun sebenarnya ada pilihan lain dengan memulainya melalui Phedi. Rute ini juga mensyaratkan durasi yang lebih panjang, yakni minimal delapan hari.

Ini Rute Trekking ABC Versi Saya

Setelah berjalan kaki selama berhari-hari menempuh rute trek ABC yang melelahkan itu, apa yang membuat rasa penat kita terbayar? Bagi kebanyakan pendaki, jawabannya adalah kesempatan melihat matahari terbit di Annapurna. Saat berada di Annapurna Base Camp, kita bisa menyaksikan fenomena gunung emas saat fajar menyingsing.

Menaklukkan Rute Trekking ABC tanpa Pemandu (Bagian 3)

Hari kedua adalah bagian terberat dalam pendakian ABC. Setelah Kyumi, medan yang harus dihadapi adalah tangga-tangga batu curam yang seperti tak ada habis-habisnya. Mereka yang kurang fit secara fisik bakal KO di bagian ini. Khususnya jalur dari Jhinu Danda menuju desa Chomrong, benar-benar bakal menguras energi karena tangga batu yang harus dilalui seperti menara yang menjulang. Kondisi pendakian makin tak nyaman karena terik matahari yang begitu menyengat, membuat tubuh banjir peluh. Beruntung, meski agak kepayahan, akhirnya saya berhasil mencapai desa Chomrong pukul dua siang.

Menaklukkan Rute Trekking ABC tanpa Pemandu (Bagian 2)

Buat saya, mengunjungi Nepal tanpa menjajal salah satu rute trekking di sana ibarat makan sayur tanpa garam. Pokoknya bisa rugi besar kalau sampai tidak melakukannya. Di Nepal, ada banyak sekali rute trekking dengan berbagai pilihan durasi waktu serta tingkat kesulitan. Setelah mempertimbangkan beberapa hal, saya akhirnya memilih jalur pendakian Annapurna Base Camp yang lazim disingkat ABC. Alasan utama memilih jalur trekking ini karena rute ABC bisa ditempuh tanpa pemandu. Pendaki setidaknya harus merogoh kocek USD 20-30 per hari untuk membayar pemandu saja. Jumlah yang sangat banyak bagi pelancong irit seperti saya.

Menaklukkan Rute Trekking ABC tanpa Pemandu (Bagian 1)

Bosan dengan destinasi backpacking yang itu-itu saja? Mengapa tak mencoba ke Ladakh? Kawasan ini kondang disebut “Little Tibet” di India, itu karena budaya dan panorama alamnya begitu mirip dengan Tibet.

Tip Merencanakan Perjalanan ke Ladakh

Bisakah jalan-jalan ke Ladakh dengan bujet hemat? Pertanyaan ini sering sekali diajukan pada saya. Maklumlah, berkunjung ke destinasi terpencil nan eksotis seperti Ladakh terkesan butuh biaya besar. Tapi bagi pelancong irit, selalu ada seribu jalan untuk menghemat ongkos. Nah, simak beberapa kiat saya berikut ini supaya perjalanan ke Ladakh tak bikin kantong bolong.

Kiat Backpacking Modal Cekak ke Ladakh

Bicara tentang Ladakh, kebanyakan orang biasanya langsung membayangkan Pangong Tso, sebuah danau yang jadi latar belakang adegan film 3 Idiot. Film itu telah membuat Ladakh makin terkenal, dan tentu saja membuatnya makin diincar turis. Namun Pangong Tso sebenarnya hanya secuil kecil dari keindahan yang dimiliki Ladakh. Dengan kata lain, masih banyak objek menarik lainnya yang bisa dinikmati di Ladakh. Bahkan lebih keren dari adegan di film!

Apa yang Menarik di Ladakh?


Di sisi India, massa berjoget diiringi musik Bollywood yang memekakkan telinga. Di seberangnya yang jadi wilayah Pakistan, slogan “Pakistan Zindabab” yang artinya panjang umur Pakistan tak putus-putus diteriakkan. Adegan seperti ini berlangsung setiap hari di Wagah, salah satu pos perbatasan India-Pakistan yang lokasinya tak jauh dari Amritsar, ibukota negara bagian Punjab.

Pesta Harian di Perbatasan India-Pakistan