31 July 2013

Ada Banyak Alasan Kembali ke Bangkok

Bangkok belum lama ini telah dinobatkan sebagai kota yang paling banyak dikunjungi wisatawan internasional. Rekor itu sebelumnya dipegang oleh kota London di Inggris, tapi kini disalip Bangkok dengan jumlah kunjungan turis hampir 16 juta orang per tahun. Sebuah angka yang luar biasa untuk pengunjung sebuah kota.

Tak sulit mencari alasan mengapa ibu kota Thailand ini makin populer saja di kalangan wisatawan internasional. Berwisata ke Bangkok memang mengasyikkan, membuat orang ingin kembali dan kembali lagi. Saya juga tak ragu menyebut Bangkok sebagai salah satu destinasi wisata favorit saya yang paling sering dikunjungi.

Salah satu kelebihan Bangkok dibanding destinasi wisata terkenal lainnya di Asia adalah biaya hidup yang relatif murah. Bayangkan saja, hanya dengan 120 baht saja (sekitar Rp36 ribu) kita sudah bisa mendapatkan penginapan sederhana di area backpacker. Kota besar mana lagi di Asia yang menawarkan tarif akomodasi semurah itu?

Bangkok juga dikenal sebagai pusat kuliner yang menawarkan begitu banyak pilihan hidangan berkualitas dengan harga terjangkau. Tak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk menikmati makanan lezat. Di Bangkok, semuanya bisa didapat dengan harga murah!

Bangkok sangat terkenal dengan hidangan kaki limanya
Pemandangan di kawasan lampu merah Bangkok
Jangan tanya lagi soal belanja. Bangkok sudah lama dikenal sebagai pusat belanja murah dengan pilihan barang yang melimpah. Mau mendapatkan produk sutera berkualitas, sepatu dan tas model terbaru, serta aneka aksesoris cantik, semuanya bisa didapatkan di Bangkok tanpa merogoh kocek dalam-dalam.

Apa yang ditawarkan Bangkok tadi pastinya sangat menarik minat banyak orang. Tapi bukan itu saja yang membuatnya populer. Bagi saya, Bangkok sangat istimewa karena selalu memberikan hal-hal baru setiap kali mengunjunginya. Kota ini ibarat labirin raksasa, tak akan pernah habis untuk dieksplorasi dan selalu memuaskan hasrat petualangan kita.

Setelah melalui eksplorasi yang panjang, akhirnya saya berhasil menyusun sebuah buku yang mengulas secara lengkap semua sisi unik Bangkok, mulai wisata sejarah, tur ke museum, kuliner, belanja, sampai menikmati dunia malamnya yang meriah.

Pasar terapung Amphawa, lokasi ideal untuk trip sehari dari Bangkok
Maeklong Train Market, pasar di atas rel kereta yang masih aktif digunakan
Buku berjudul Telusur Bangkok ini adalah naskah buku yang paling lama saya kerjakan. Tema yang diangkat sangat beragam sehingga membutuhkan riset serius lewat kunjungan berkali-kali ke Bangkok. Namun berkat dukungan para pembaca yang selalu setia menantikan karya saya, buku ini berhasil juga diselesaikan. Terima kasih banyak!

Lewat buku ini, saya berbagi pengalaman saat menelusuri tempat-tempat menarik di Bangkok dan sekitarnya yang seringkali luput dari perhatian wisatawan. Semuanya dibahas secara tematis sehingga memudahkan Anda memilih aktivitas sesuai minat. Isinya dijamin sangat lengkap, plus banyak tip praktis yang berguna untuk wisatawan mandiri pemula.

Nakhon Pathom dengan pagoda berwarna emas yang terbesar di dunia
Khaosan Road, perkampungan backpacker paling kondang di Asia
Lalu apa saja isi buku Telusur Bangkok? Anda bisa mengintip sedikit isinya melalui situs amazon.com. Cukup klik gambar sampul buku, lalu pilih bagian yang ingin dilihat. Namun untuk membacanya secara lengkap, tentu saja Anda harus membelinya di toko-toko buku terdekat.

Anda juga bisa mendapatkan buku ini di berbagai situs penjualan buku seperti grazera.com, bukukita.com, gramediaonline.com, parcelbuku.net, serta banyak yang lainnya. Bagi yang ingin membeli versi elektroniknya, bisa diunduh dengan sangat mudah melalui getscoop.com dan gramediana.com. Selamat membaca dan nikmati petualangan di Bangkok!

Baca juga:Panduan Backpacking ke Thailand
Menyusuri Seribu Kuil di Chiang Mai
Cara Mendapatkan Akomodasi Murah di Thailand
Menikmati Sajian Kaki Lima Bangkok