31 Agustus 2018

Apa yang Menarik di Ladakh?




A post shared by Hairun✈pelancongirit.com (@pelancongirit) on

Bicara tentang Ladakh, kebanyakan orang biasanya langsung membayangkan Pangong Tso, sebuah danau yang jadi latar belakang adegan film 3 Idiot. Film itu telah membuat Ladakh makin terkenal, dan tentu saja membuatnya makin diincar turis. Namun Pangong Tso sebenarnya hanya secuil kecil dari keindahan yang dimiliki Ladakh. Dengan kata lain, masih banyak objek menarik lainnya yang bisa dinikmati di Ladakh. Bahkan lebih keren dari adegan di film!

Saya hanya berada di Ladakh selama 10 hari, waktu yang sangat singkat untuk menjelajah area yang luas serta memiliki budaya amat beragam seperti Ladakh. Nah, berikut ini beberapa tempat menarik yang sempat saya kunjungi. Tentu saja masih banyak tempat lainnya yang tak kalah keren, namun tak bisa saya jambangi karena keterbatasan waktu.

Panorama kota kecil Kargil dan Sungai Indus

Kargil
Kota kecil ini berada 204 kilometer di sebelah timur Srinagar, dan lazim dijadikan tempat persinggahan sebelum wisatawan melanjutkan perjalanannya menuju Leh. Saya pun sempat menginap selama semalam di sini, mencoba menyesap keunikannya meski hanya punya sangat singkat.

Kargil hanya bisa dicapai lewat jalur saat musim panas. Di musim dingin, kota berpenduduk 10 ribu jiwa ini menjadi benar-benar terisolasi. Lokasinya yang berada di tepian Sungai Indus membuatnya ideal dijadikan titik persinggahan pada masa perdagangan jalur sutera. Jejak budaya jalur sutera ini juga masih kental terasa di Kargil. Penduduk Kargil mayoritas memeluk Islam Syiah dengan pengaruh Buddha Tibet yang kuat. Ini pula yang membuat atmosfernya begitu unik, tak akan bisa Anda temui di tempat lain.

Kargil War Memorial
Sejak resmi berpisah pada 1947, India-Pakistan berkali-kali terlibat perang terbuka. Konflik terakhir terjadi pada 1999 dan menewaskan setidaknya 2 ribu jiwa dari kedua belah pihak. Jejak perang terbuka ini masih bisa dilihat di sepanjang jalur Srinagar-Kargil. Ada banyak bekas tembakan meriam yang telah merusak tebing-tebing batu indah, memberi gambaran betapa brutalnya peperangan tersebut.

Untuk mengenang peristiwa ini, pemerintah India membangun Kargil War Museum yang lokasinya sekitar 2 jam berkendara dari kota Kargil. Kawasan Kargil dan sekitarnya sempat jatuh ke tangan Pakistan. Namun tentara India berhasil memukul balik Pakistan, dan akhirnya peperangan tersebut dimenangi oleh India.

Kuburan tentara India yang gugur dalam Perang Kargil
Magnetic Hill
Ini satu lagi tempat menarik yang bisa Anda kunjungi di jalur darat Srinagar-Manali. Selain panorama sekitarnya yang cukup menarik, Magnetic Hill menyimpan fenomena aneh yang sulit dijelaskan. Di sini mobil bisa bergerak sendiri ke tempat yang lebih tinggi tanpa mesin!

Moonland
Di sepanjang jalur darat Srinagar-Leh yang biasanya ditempuh dalam 2 hari itu, menurut saya kawasan di sekitar Moonland yang menyajikan pemandangan paling indah. Jalan raya di sekitar sini juga mulus dan lebar, membuat kita makin nyaman menikmati panorama alam Ladakh.

Kawasan ini disebut Moonland karena menyajikan pemandangan lapisan batuan sedimen yang mirip di bulan. Kita juga bisa mengunjungi Lamayuru, salah satu biara Buddha yang tertua di Ladakh.


Leh
Semua wisatawan yang mengunjungi Ladakh bisa dipastikan mampir dulu ke kota berpenduduk 90 ribu jiwa ini. Kota terbesar di Ladakh ini menjadi basis wisatawan sebelum melanjutkan perjalanannya ke kawasan lain di Ladakh.

Leh sudah jadi melting pot berbagai budaya sejak era jalur sutera. Penduduknya terdiri dari etnis Ladakhi yang beragama Budha, keturunan saudagar jalur sutera yang beragama Islam, serta belakangan diramaikan oleh pengungsi dari Tibet.

Khardung La
Pastikan Anda benar-benar dalam kondisi fit sebelum mencapai tempat ini. Bagi yang masih mengidap gejala altitude sickness, sebaiknya menunda dulu berkunjung ke Khardung La karena ketinggiannya sangat ekstrem. Khardung La berada pada posisi 5.359 meter dari permukaan laut, disebut-sebut sebagai jalur jalan raya tertinggi di dunia!


Nubra Valley 
Lembah Nubra adalah daerah pertemuan antara Sungai Shyok dengan Sungai Nubra, menjadikan daratan paling subur di kawasan Ladakh. Jalur darat menuju Nubra Valley terkenal sangat ekstrem karena wilayahnya terkunci oleh barisan pegunungan Karakoram dan Ladakh. Salah satu rute maut yang harus dilewati antara lain Khardung La, jalan raya paling tinggi di dunia.

Meski letaknya terisolasi, Lembah Nubra memiliki desa-desa besar seperti Diskit, Hundar dan Turtuk. Semua desa-desa ini menyediakan fasilitas yang nyaman untuk wisatawan, bahkan ada hotel butik serta lokasi kemping mewah.

Pangong Tso 
Bisa dibilang, Pangong Tso adalah destinasi yang paling terkenal sekaligus paling sering dikunjungi di Ladakh. Anda harus hati-hati juga, Pangong Tso terletak 4.300 meter dari permukaan laut. Jangan coba-coba ke sini kalau belum pulih benar dari gejala altitude sickness, akibatnya bisa sangat fatal!

Pangong Tso indah dari segala sudut. Fotografer paling amatir sekalipun tak akan kesulitan menghasilkan foto cantik yang instagramable. Airnya yang biru kelam dengan latar belakang pegunungan batu memberi panorama yang sulit dijumpai di tempat lain. Sebaiknya sempatkan pula untuk kemping selama semalam di sini. Nikmati cahaya bintang-bintang yang terang saat malam hari. Keren sekali!


Baca juga artikel menarik lainnya tentang India:
Tip Merencanakan Perjalanan ke Ladakh
Menjajal Rute Trekking di India
Kiat Backpacking Modal Cekak ke Ladakh
Sejorok Apa Sih India?

0 comments:

Posting Komentar